
Mataram, Signal NTB – Kabar penting buat masa depan bumi NTB! Pemerintah Pusat dan Pemprov NTB baru aja ngumpul bareng buat nge-skakmat masalah kerusakan alam. Kolaborasi keren ini dibahas dalam Rapat Koordinasi di Aula Bank NTB Syariah, Mataram, Selasa (7/7/2026).
Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat, bareng Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dan seluruh kepala daerah se-NTB sepakat buat mempercepat penyelamatan lingkungan lewat rehabilitasi hutan dan rombak total sistem kelola sampah.
Di rapat ini, Pak Menteri ngenalin konsep keren namanya Agenda Aksi Pertobatan Ekologis Nasional. Intinya, udah nggak zaman lagi buang sampah pakai gaya lama (“angkut lalu buang”).
“Kalau pengelolaan dimulai dari sumbernya, beban TPA akan jauh berkurang. Pendekatan ekonomi sirkular inilah yang harus kita bangun bersama,” ujar Menteri Jumhur sembari menyerahkan 200 unit komposter secara simbolis.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, blak-blakan kalau kondisi lingkungan di NTB udah masuk level mengkhawatirkan dan butuh aksi kilat:
Darurat Hutan di Pulau Sumbawa: Kerusakan hutan bikin banjir bandang langganan tiap tahun, terutama di Kota Bima akibat gundulnya hulu di Kabupaten Bima dan Dompu. Solusinya? Gaspol penghijauan kembali!
Overcapacity Sampah di Pulau Lombok: TPA Regional Kebon Kongok udah megap-megap nampung hampir 1 juta ton sampah, ditambah kiriman 400 ton tiap hari. NTB butuh support teknologi buat reduce sampah dari hulu.
Para bupati dan wali kota se-NTB juga nggak mau kalah ambil aksi:
Bupati Sumbawa: Punya Gerakan Sumbawa Hijau Lestari (tanam 1,15 juta pohon) dan tegas melarang tanam jagung di kawasan hutan negara mulai musim tanam 2026–2027.
Wali Kota Bima & Bupati Dompu: Komit perbaiki hulu dan minta bantuan bibit tanaman keras (kemiri & makadamia) ke pusat.
Bupati Lombok Utara: Konsen perbaiki operasional insinerator di Gili Trawangan biar makin optimal dan ramah lingkungan.

Nggak cuma wacana, Pemprov NTB lagi nyiapin Pergub buat sanksi tegas tambak nakal di pesisir, plus kebijakan Corporate Environment Responsibility (CER) biar pelaku wisata ikut patungan jaga alam.
Kementerian LH juga langsung kasih back-up penuh: NTB bakal kebagian jatah dari program nasional 2 miliar pohon, pendampingan ekonomi sirkular, hingga bantuan armada sampah.
Masa depan NTB yang green dan bebas banjir dimulai dari sekarang. Yuk, ikut ambil bagian dari gerakan tobat ekologis ini!


