
Mataram, SignalNTB, NTB – Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPID NTB baru aja menggelar Rapat Koordinasi di Ruang Sidang Komisi I DPRD NTB, Senin (6/7/2026). Biar nggak ada miscommunication, Timsel bareng BKD NTB, RSUP NTB, dan tim pelaksana sepakat buat menyamakan persepsi dan memperketat seluruh proses seleksi demi hasil yang transparan, akuntabel, serta bebas intervensi.
Ketua Timsel, Dr. H. Ahsanul Khalik (Aka), menegaskan kalau integritas itu harga mati.
“Kita ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan profesional… Seluruh tahapan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun hukum,” tegas Aka.
Biar dapet komisioner yang high-quality dan siap ngadepin perkembangan dunia media, ini dia bocoran skema seleksi yang bakal diterapkan:
Seleksi Administrasi (No Tipu-Tipu): Timsel pakai sistem checklist yang seragam. Nggak cuma cek fisik berkas, tapi bakal ada verifikasi langsung ke instansi penerbit dokumen (mulai dari ijazah sampai surat bebas narkoba) buat mastiin semuanya valid.
Tes Tertulis Berbasis CAT: Kolaborasi bareng BKD NTB dengan menyiapkan 100 bank soal yang mencakup regulasi penyiaran, wawasan kebangsaan, hingga dinamika media digital. Sistem pengamanannya dibuat super ketat biar nggak ada kebocoran soal.
Tes Psikologi Profesional: Gandeng asesor dari UPTD Penilaian Kompetensi BKD NTB buat menilai kepribadian, stabilitas emosi, hingga kapasitas kepemimpinan para peserta.

Wawancara Terstruktur: Timsel pakai pedoman pertanyaan dan indikator yang seragam buat meminimalkan subjektivitas. Fokus utamanya nyari yang punya integritas tinggi dan paham tantangan konvergensi media.
Bottom Line: Kredibilitas lembaga penyiaran di NTB dimulai dari proses seleksi yang bersih. Dengan sistem yang terukur dan objektif ini, Timsel optimis bakal melahirkan komisioner terbaik yang siap menjaga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sehat dan bertanggung jawab.


