
Lombok Barat, NTB – Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Negeri 1 Labuapi terus melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing di era digital. Salah satunya adalah Lalu Muhammad Hasbullah Satria Utama, siswa asal Desa Merembu Barat, Kecamatan Labuapi, yang kini tengah menempuh program percepatan atau pembekalan praktis di Universitas Bumi Gora (UBG).
Hasbullah menceritakan bagaimana SMKN 1 Labuapi memperdalam minatnya di dunia teknologi. Sejak masuk ke jurusan RPL, ia tidak hanya diajarkan cara mengetik cepat tanpa melihat kibor (blind typing), tetapi juga telah menguasai logika pemrograman (coding) tingkat lanjut.
“Di kampus (UBG) kami juga belajar teknologi IoT (Internet of Things). Kami bisa memprogram robot lewat Arduino, contohnya membuat tempat sampah otomatis yang terbuka sendiri menggunakan sensor objek, serta lampu yang menyala otomatis hanya dengan sensor suara ketukan tangan,” ujar Hasbullah.
Meski demikian, Hasbullah mengakui bahwa menekuni dunia coding memiliki tantangan yang berat.
“Tantangan terberatnya adalah saat terjadi error. Salah mengetik satu karakter saja, programnya langsung tidak jalan. Kita harus jeli mencari letak kesalahannya dan kadang harus memeriksa ulang kodingan dari awal,” tambahnya.
Menatap masa depan setelah lulus dari SMKN 1 Labuapi, Hasbullah mengaku sangat optimistis. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan dengan mengambil jurusan yang linier agar kemampuannya semakin fokus dan terarah.
Tak main-main, Hasbullah juga memendam impian besar untuk membawa keahlian teknologinya ke tingkat internasional, dengan Jepang sebagai negara tujuan utama.
Saat ini giat mengasah kemampuan bahasa Inggris dan bertekad kuat memperdalam bahasa Jepang.
Tertarik dengan ekosistem kerja teknologi di Jepang yang maju, menawarkan pengalaman baru, serta standar pendapatan yang tinggi.
Kemampuan yang ditunjukkan oleh Hasbullah mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMKN 1 Labuapi. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus menyalurkan bakat siswa yang memiliki fokus dan keahlian di atas rata-rata melalui program khusus.
“Anak-anak yang benar-benar fokus dan sudah mahir seperti dia ini akan kita beri pengayaan ekstra berupa percepatan ke jenjang perkuliahan. Jika mereka sudah menguasai ilmunya, kampus pun akan siap menerima dengan tangan terbuka,” tegas Kepala SMKN 1 Labuapi Sayadi, S.T., M.M.,

Di akhir sesi wawancara, Hasbullah memberikan motivasi bagi adik-adik kelas atau calon siswa yang ingin masuk ke SMKN 1 Labuapi untuk tidak takut memilih jurusan teknologi. “Yang paling penting adalah rajin dan tekun, karena bekal ilmu digital seperti ini sangat menjanjikan untuk masa depan,” pungkasnya.








