
Signal NTB, Mataram, NTB – Siapa bilang yang baru seumur jagung nggak bisa unjuk gigi? Universitas Bima Internasional (UNBIM) baru saja merayakan Dies Natalis ke-1, dan prestasinya bener-bener bikin mind blown! Hanya dalam setahun sejak bertransformasi dari Politeknik Medica Farma Husada (MFH), UNBIM sudah sukses jadi salah satu kampus swasta paling rising di NTB.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpratiwi, mengaku bersyukur banget sama perkembangan kampus yang sat-set ini. Bayangkan, dalam 12 bulan saja, UNBIM sudah menyabet 23 hibah pemerintah dan aktif membantu riset penurunan stunting di Lombok Barat.
Pembina UNBIM, Associate Prof. Dr. Syamsuriansah, menjelaskan kalau nama “Bima” itu bukan sekadar nama kota, tapi diambil dari filosofi tokoh pewayangan yang super tangguh.
“Kita pengen cetak lulusan yang kritis, pantang menyerah, tapi tetap punya social awareness yang tinggi,” ujarnya saat perayaan Sabtu (25/4). Nggak cuma soal akademik, kampus ini juga care banget sama isu lingkungan lewat program Zero Waste dan diet plastik karena ultahnya bertepatan dengan Hari Bumi. Respect!
Angka nggak bisa bohong. Dari yang awalnya cuma punya 11 mahasiswa, sekarang UNBIM sudah menampung sekitar 1.500 mahasiswa. Karena peminatnya makin membludak, pihak Yayasan sudah siapkan lahan 1 hektare di Lombok Barat buat ekspansi kampus.
Gak cuma itu, UNBIM juga baru saja bawa pulang penghargaan dari Aptisi Awards di Bali sebagai PTS dengan program studi umum terbanyak. Paket lengkap banget, kan?
Kepala LL DIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, bahkan sampai kasih jempol buat UNBIM. Menurutnya, UNBIM adalah contoh kampus “sehat” yang adaptif sama kebutuhan zaman.
“Transformasi UNBIM ini bener-bener bantu menyehatkan ekosistem pendidikan tinggi kita,” puji Dr. Bagus.

Dengan momentum Dies Natalis pertama ini, UNBIM makin percaya diri buat jadi pusat keunggulan akademik di NTB dan bantu ngebut target Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional. Congrats UNBIM.


