Beranda / Mataram / Mantan Kapolda NTB Gunawan Desak Izin Tambang Rakyat Dipercepat

Mantan Kapolda NTB Gunawan Desak Izin Tambang Rakyat Dipercepat

IMG 20260415 WA0052

signalNTB, Lombok Barat– Urusan “perut” memang nggak bisa ditunda, tapi bukan berarti harus tabrak aturan. Semangat itulah yang dibawa oleh mantan Kapolda NTB, Irjen Pol (P) Hadi Gunawan alias Pakde Gun, saat hadir di forum FGD DPRD Provinsi NTB di Aruna Senggigi, Senin kemarin.

Gunawan nggak sendirian, dia menggandeng Direktur PT Aradta Utama Mining, Bangkit Sanjaya, untuk memperjuangkan satu misi: Gimana caranya tambang rakyat bisa legal, cuan, tapi lingkungan tetap aman.

Bagi pak Gun, legalitas itu harga mati. Ia mendesak agar izin-izin buat koperasi tambang segera dipercepat. Kenapa? Karena kalau izinnya ribet dan lama, masyarakat ujung-ujungnya bakal balik lagi ke jalur ilegal alias main kucing-kucingan sama petugas.
“Ini soal perut masyarakat. Mereka menambang buat kasih makan keluarga. Kalau izin gak segera keluar, kita khawatir mereka balik lagi ke jalur ilegal,” tegas pria kelahiran Selong ini.

Nah, yang bikin salut, pak Gun nggak cuma fokus di soal uang. Beliau paling cerewet soal lingkungan. Beliau nggak mau hasil emas yang didapat hari ini justru jadi racun buat generasi masa depan gara-gara penggunaan merkuri yang sembarangan.

Visi Sehat: Tambang harus bebas merkuri biar anak cucu nggak lahir cacat atau sakit.
Anti Preman: Sistem penarikan iuran harus transparan lewat Perda, biar nggak ada celah buat praktik premanisme atau pungli.
Pengawasan Ketat: Koperasi wajib punya pengawas internal plus dipantau Satgas bentukan pemerintah.
Biar nggak ketinggalan zaman, Pak Gun lewat dukungan PT Aradta Utama Mining sudah menyiapkan sistem keren bernama E-Mas (E-Mining Accounting System).


Ini adalah aplikasi modern buat membantu koperasi mengelola keuangan, bayar pajak, sampai urus administrasi perizinan dari nol sampai terbit. Jadi, manajemen tambang rakyat nggak lagi pakai cara jadul, tapi sudah ala profesional dan transparan.
Langkah Pak Gun ini jadi angin segar buat para penambang lokal. Intinya: Tambang Legal = Nafkah Berkah. Kalau sistemnya rapi, lingkungannya dijaga, dan izinnya jelas, masyarakat bisa tenang cari makan tanpa harus takut melanggar hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *