{"id":1491,"date":"2026-09-21T03:06:20","date_gmt":"2026-09-21T03:06:20","guid":{"rendered":"https:\/\/signalntb.com\/?p=1491"},"modified":"2026-09-21T03:06:26","modified_gmt":"2026-09-21T03:06:26","slug":"pembina-unbim-pendidikan-satu-satunya-kunci-putus-rantai-kemiskinan-di-ntb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/signalntb.com\/?p=1491","title":{"rendered":"Pembina UNBIM: Pendidikan Satu-satunya Kunci Putus Rantai Kemiskinan di NTB"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"450\" src=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_101029.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1492\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_101029.jpg 1000w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_101029-767x345.jpg 767w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_101029-300x135.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mataram, Signal NTB \u2014 Pendidikan dinilai menjadi strategi paling ampuh untuk memutus rantai kemiskinan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut ditegaskan oleh Pembina Yayasan Universitas Bina Mandiri (UNBIM), Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.Kes., dalam arahannya di acara Wisuda ke 2 Universitas Bima Internasional MFH.<br>Dalam kesempatan tersebut, Syamsuriansyah mengimbau pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memberikan perhatian penuh pada sektor pendidikan, termasuk pemenuhan alokasi anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Pendidikan adalah satu-satunya cara untuk memutus rantai kemiskinan. Anggaran pendidikan memang diatur minimal 20 persen, tetapi bukan berarti tidak bisa ditambah. Jika memungkinkan 40 persen, itu akan sangat bagus untuk mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB melalui Harapan Lama Sekolah dan Rata-Rata Lama Sekolah,&#8221; ujar Syamsuriansyah.<br>Ia juga membagikan rekam jejak perjalanannya yang berhasil mengubah nasib keluarga melalui jalur pendidikan. Meski tidak menempuh jalur sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dirinya terus mendedikasikan diri di dunia pendidikan hingga berhasil mencetak ribuan lulusan yang kini mengabdi di berbagai sektor publik maupun swasta.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"450\" src=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100340.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1493\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100340.jpg 1000w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100340-300x135.jpg 300w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100340-767x345.jpg 767w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Di hadapan para wisudawan dan alumni, Syamsuriansyah berpesan agar para lulusan D3 maupun S1 tidak cepat berpuas diri. Ia mendorong alumni, khususnya dari program studi Rekam Medis Informasi Kesehatan dan Software Engineer, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2).<br>&#8220;Jangan berhenti di S1 atau D3. Lanjutkan ke S2 di mana saja, lalu kembalilah ke kampus untuk mengabdi. UNBIM membutuhkan tenaga-tenaga profesional dari para alumni untuk bersama-sama membangun kampus ini,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu dan daya saing lulusan di level global, UNBIM berencana membuka Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P3 yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada tahun depan.<br>&#8220;Tahun depan kita akan membuka LSP P3. Dengan demikian, kelulusan mahasiswa ke depan tidak hanya berijazah, tetapi juga mengantongi sertifikasi profesi berstandar internasional,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"450\" src=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100959.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1494\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100959.jpg 1000w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100959-300x135.jpg 300w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260921_100959-767x345.jpg 767w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Pada penutup penyampaiannya, Syamsuriansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang telah memperjuangkan kuota Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa UNBIM. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada jajaran Komisi X DPR RI, termasuk H. Lalu Hadrian Irfani, yang konsisten mengawal alokasi beasiswa bagi anak-anak di NTB.<br>Ia berharap seluruh alumni dapat menebarkan kebaikan dan ilmu yang telah didapat kepada masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Kebaikan kecil tidak akan pernah sia-sia. Berikan kebaikan itu kepada orang lain agar kehidupan menjadi lebih damai. Di kampus ini tidak ada sekat, yang ada adalah semangat persaudaraan untuk memanusiakan manusia,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mataram, Signal NTB \u2014 Pendidikan dinilai menjadi strategi paling ampuh untuk memutus rantai kemiskinan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut ditegaskan oleh Pembina Yayasan Universitas Bina Mandiri (UNBIM), Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.Kes., dalam arahannya di acara Wisuda ke 2 Universitas Bima Internasional MFH.Dalam kesempatan tersebut, Syamsuriansyah mengimbau pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,41],"tags":[164],"class_list":["post-1491","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mataram","category-pendidikan","tag-unbim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1491"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1496,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1491\/revisions\/1496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}