{"id":1364,"date":"2026-08-05T04:02:06","date_gmt":"2026-08-05T04:02:06","guid":{"rendered":"https:\/\/signalntb.com\/?p=1364"},"modified":"2026-08-05T04:03:04","modified_gmt":"2026-08-05T04:03:04","slug":"aset-bagik-polak-diselamatkan-kejari-mataram-lobar-bakal-sewakan-demi-pad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/signalntb.com\/?p=1364","title":{"rendered":"Aset Bagik Polak Diselamatkan Kejari Mataram, Lobar Bakal Sewakan Demi PAD"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"450\" src=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260805_110525.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1365\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260805_110525.jpg 1000w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260805_110525-300x135.jpg 300w, https:\/\/signalntb.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260805_110525-768x346.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lombok Barat, Signal NTB \u2014 Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram resmi menyerahkan kembali barang bukti berupa sertifikat tanah pecatu seluas 3.900 meter persegi (39 ara) di Desa Bagik Polak kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Aset daerah tersebut sebelumnya sempat dikuasai dan disalahgunakan secara ilegal oleh oknum Kepala Desa setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Penyerahan barang bukti secara resmi ini menjadi penanda tuntasnya proses hukum kasus penyalahgunaan tanah pecatu tersebut, meski masih ada satu perkara terkait yang menempuh proses kasasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Kejari Mataram, Dr. Gde Made Pasek, S.H., M.H., menegaskan bahwa penyerahan aset ini merupakan bentuk perhatian kejaksaan terhadap tata kelola aset Pemkab Lombok Barat yang dinilai masih tertinggal dan belum tertib sejak lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Fokus kejaksaan, salah satunya berkaitan dengan pemulihan dan evaluasi aset agar tercipta tata kelola yang baik. Ini menjadi atensi khusus untuk Lombok Barat karena penataan asetnya belum tertata rapi sejak dulu,&#8221; ujar Kajari Mataram, Gde Made Pasek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, pihak kejaksaan kini tengah mengkaji berbagai sengketa aset daerah lainnya termasuk aset di kawasan AMM melalui pendekatan pidana khusus (pidsus), perdata dan tata usaha negara (datun), hingga intelijen untuk memastikan aset negara tidak berpindah tangan secara tidak sah.<br>Menanggapi pengembalian aset tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyampaikan apresiasinya atas pengawalan hukum dari pihak kejaksaan. Ia mengakui bahwa kasus Bagik Polak menjadi tamparan sekaligus pembelajaran berharga bagi internal Pemkab Lobar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Walaupun nilainya tidak seberapa, ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak agar tidak ada lagi penyalahgunaan. Pencatatan dan tata kelola aset kita memang harus segera dirapikan,&#8221; tegas Nurul Adha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Wabup juga berharap pendampingan dari Kejari Mataram tidak berhenti pada pengembalian aset Bagik Polak saja, melainkan mencakup pendampingan di berbagai proyek pembangunan daerah agar jajaran Pemkab dapat bekerja dengan aman dan transparan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkait pemanfaatan tanah pecatu Bagik Polak pasca-pengembalian, Nurul Adha memberi isyarat bahwa lahan tersebut kemungkinan besar akan disewakan kepada pihak ketiga guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Aset kita banyak yang disewakan untuk menambah PAD. Untuk lahan yang ini, informasi dari BPKAD katanya sudah ada pihak yang menunggu untuk menyewa,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat, Signal NTB \u2014 Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram resmi menyerahkan kembali barang bukti berupa sertifikat tanah pecatu seluas 3.900 meter persegi (39 ara) di Desa Bagik Polak kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Aset daerah tersebut sebelumnya sempat dikuasai dan disalahgunakan secara ilegal oleh oknum Kepala Desa setempat. Penyerahan barang bukti secara resmi ini menjadi<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[145,144],"class_list":["post-1364","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lombok-barat","tag-aset-lobar","tag-kejari-mataram"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1364"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1367,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1364\/revisions\/1367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/signalntb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}